Posisi baru China sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia membawa manfaat. Ini tidak hanya dinikmati China, tetapi juga negara-negara lain, khususnya Asia yang berdekatan dengan China. Jepang yang telah dikalahkannya juga diuntungkan.
Mendag: Industri Pulp Miliki Prospek Cerah
Produsen penghasil pulp dan kertas, Asia Pacific Resources International Limited (APRIL), Rabu (18/8/2010) memperingati 15 tahun kiprahnya di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, (Riau). Peringatan dirayakan dalam rangka produksi APRIL yang ke-21 juta ton pulp (bubur kertas). Acara itu dihadiri Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Ketua DPRD Riau Johar Firdaus, Bupati Pelalawan Rustam Effendi, Kepala Dinas Kehutanan Riau Zulkifli Yusuf, dan Dirut PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kusnan Rahmin.
Kemandirian Pemerintah Diuji
SBY: Defisit 2011 Turun Jadi 1,7 Persen
Pemerintah pada tahun anggaran 2011 menurunkan defisit anggaran dari sebelumnya 2 persen terhadap produk domestik bruto atau senilai Rp 133,7 triliun di APBN-Perubahan 2010 menjadi sebesar 1,7 persen terhadap produk domestik bruto atau senilai RP 115,7 triliun pada Rancangan APBN 2011.
110 Saham Dongkrak Kenaikan IHSG
Pelaku pasar di lantai bursa boleh bernafas lega. Jelang libur akhir pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau yakni pada level 3.053,010 atau menguat 0,9 persen dari pembukaan tadi pagi, Jumat (13/8/2010).
Rupiah Pagi Naik
Kurs rupiah terhadap dollar AS Amerika Serikat di pasar spot antarbank Jakarta pada Rabu (18/8/2010) pagi naik 14 poin menjadi Rp 8.961-Rp 8.971 per dollar dibanding penutupan sebelumnya Rp 8.975-Rp 8.985, karena pelaku pasar membeli rupiah.
Sempat Tertahan Bakrie, IHSG Melaju
Indeks Harga Saham Gabungan berhasil melanjutkan kenaikannya pada perdagangan sesi kedua di lantai Bursa Efek Indonesia Rabu (18/8/2010). Setelah sempat terganggu oleh melorotnya saham-saham kelompok Bakrie.
Ekonomi Dunia Sebabkan Rupiah Fluktuatif
Perekonomian dunia yang fluktuatif menimbulkan pula nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat berfluktuatif. Jika perekonomian dunia mengkhawatirkan, nilai tukar rupiah pasti melemah. Sebaliknya, jika perekonomian dunia normal-normal saja atau relatif lebih baik, maka nilai tukar rupiah terhadap dollar pun akan membaik.
Redenominasi bukan Senering
Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menjelaskan, redenominasi bukan sanering (pemotongan nilai tukar uang). Bahkan keduanya bertolak belakang. Redenominasi juga tidak terkait dengan inflasi seperti halnya pada sanering.
Redenominasi Rupiah Bukan Fokus Utama BI
Rencana redenominasi atau penyederhanaan dan penyetaraan nilai rupiah bukan merupakan fokus utama Bank Indonesia saat ini. Rencana tersebut hanyalah sebagai kebijakan pelengkap atas keberhasilan perekonomian Indonesia selama beberapa tahun terakhir dan ke depannya diperkirakan akan terus bertumbuh.

















